Showing posts with label Beasiswa. Show all posts
Showing posts with label Beasiswa. Show all posts

MenPANRB Akan Membuka Banyak Beasiswa LPDP Untuk Para ASN

Pendidikan merupakan salah satu kunci utama untuk menjamin kualitas serta kualifikasi para Aparatur Sipil Negara. Namun saat ini, lebih dari 60% pegawai negeri sipil yang aktif saat ini hanya berkemampuan administratif, sedangkan tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang prima dan profesional semakin tinggi. Oleh karena itu, kesempatan pendidikan bagi para ASN harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah saat ini.
asihwinarti156.blogspot.com

"ASN butuh pendidikan yang baik, pengelolaan negara yang efektif dan efisien memerlukan ASN yang tidak hanya berkemampuan administratif," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur menghadiri Rapat Pembahasan Kebijakan Pengalokasian Dana SWF untuk Pendidikan LPDP bertempat di Kementerian Keuangan.

Dalam rapat tersebut, Menteri PANRB menyampaikan agar beasiswa LPDP yang disediakan pemerintah guna meningkatkan mutu pendidikan putra-putri Indonesia, dapat secara signifikan dimanfaatkan untuk para PNS, sehingga angka aparatur yang berkemampuan dan berkeahlian dapat ditingkatkan.

"Kualifikasi ASN merupakan hal yang sangat krusial, oleh karena itu kesempatan pendidikan yang disediakan pemerintah melalui beasiswa LPDP kedepannya agar lebih diprioritaskan bagi para aparatur negara.

Untuk melakukan pendaftaran silahkan masukk pada Link Di bawah ini :


Beasiswa yang dikelola pemerintah melalui LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) mengarahkan segenap usahanya guna mencetak pemimpin masa depan yang tersebar di berbagai bidang. Pengelolaan dana abadi pendidikan ini bertujuan menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi mendatang sebagai pertanggungjawaban antargenerasi.

Selain itu, LPDP juga bertujuan mengantisipasi keperluan rehabilitasi pendidikan yang rusak akibat bencana. LPDP berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang yang menunjang percepatan pembangunan Indonesia. Beberapa di antara prioritas yang menjadi fokus LPDP antara lain; teknik, sains, pertanian, hukum, ekonomi, keuangan, kedokteran, agama, serta sosial-budaya.

Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan juga dihadiri oleh Menristekdikti M. Nasir, Mendikbud Muhajir Effendy, Wamenkeu Mardiasmo, Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini serta para pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.

BKN kembali terima pengaduan adanya penerbitan Surat Keputusan (SK) palsu

BKN kembali terima pengaduan adanya penerbitan Surat Keputusan (SK) palsu dengan modus pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengatasnamakan Kepala BKN. Dalam SK palsu tertera pengangkatan Trenggalek, Jawa Timur, disertai Nomor Identitas Pegawai (NIP) dan ditandatangani atas nama Kepala BKN.  
     Keterangan penempatan unit kerja dalam SK palsu tersebut juga melibatkan sejumlah nama instansi, seperti: Kementerian Pendidikan & Kebu Badan Pusat Statistik.  Setelah melalui verifikasi, data BKN menunjukkan bahwa NIP yang terlampir dalam SK palsu tidak masuk ke dalam database BKN. Perlu diketahui bahwa Pembina Kepegawaian (PPK) instansi masing pertimbangan teknis untuk penerbitan pengangkatan selain CPNS BKN. 



Download Surat SK Palsu dan Surat Palsu Pengangkatan CPNS Disini
Ketentuan kewenangan pengangkatan jelas diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil. Modus penipuan pengangkatan CPNS dengan menerbitkan SK palsu yang mengatasnamakan Kepala BKN bukan hal pertama terjadi. Ketidaktahuan publik terhadap pembagian wewenang PPK Pusat dan Daerah khususnya dalam menjadi alat bagi oknum tertentu. Bagi masyarakat yang ingin mengkonfirmasi kebenaran SK terkait CPNS dapat menghubungi Humas BKN melalui email @BKNgoid atau mekanisme Lapor BKN. Partisipasi masyarakat mengurangi praktik penipuan CPNS. 

Kemenag Siapkan 36 Miliar untuk Beasiswa Santri Berprestasi

Guru Nusantara Tahun ini Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan anggaran dana sebesar 36 Miliar Rupiah untuk Program Beasiswa Santri Berprestasi. Upaya ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan para santri hingga ke perguruan tinggi.
“Anggaran ini untuk membiayai beasiswa 1.138 santri yang masih berlangsung serta 250 santri baru yang akan diterima pada tahun ini,” kata Kasubdit Pendidikan Pesantren Direktorat Pendidikan Diniah dan Pondok Pesantren Kemenag.
Beasiswa Kemenag

PBSB dibuka oleh Kementerian Agama sejak tahun 2005. Hingga kini, tidak kurang dari 3.800 santri telah mendapatkan akses untuk belajar di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, mulai dari UIN, ITB, UGM, UNAIR, ITS, dan perguruan tinggi lainnya.
Tidak sedikit pula dari mereka yang sudah lulus kini berkiprah sebagai profesional pada bidangnya masing-masing, mulai dari teknokrat, dokter, pendidik pesantren dan madrasah, serta lainnya. Bahkan, banyak juga yang saat ini meneruskan kuliah di luar negeri, baik Eropa maupun Asia.
Rofiq menyebutkan, sasaran PBSB adalah santri pondok pesantren yang terdaftar resmi di Kemenag serta memiliki nomor statistik pondok pesantren (NSPP). Selain itu, santri tersebut juga harus tinggal di pesantren (mukim), minimal selama 2 tahun.
Sementara, mereka yang bisa mendaftar tahun ini adalah para santri yang juga siswa tingkat akhir dan lulus pada tahun 2017 di Madrasah Aliah binaan pondok pesantren. Atau, santri lulusan pesantren muadalah/pesantren salafiyah dengan ijazah Paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. Khusus para santri yang akan mendaftar di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Jawa Timur, mereka harus hafal (hafiz) Quran minimal 10 juz.
Pendaftaran PBSB dibuka pada akhir Maret 2017. Menurut Rofiq, pendaftaran dilakukan secara online sehingga para santri dapat mengaksesnya dari seluruh Indonesia. Proses seleksi juga akan dilakukan secara online melalui tes berbasis computer atau computerized based test/CBT. Informasi lengkap terkait PBSB dapat diakses melalui website Resmi Kemenag.
Saat ini terdapat tiga belas perguruan tinggi yang menjadi mitra Kementerian Agama dalam program beasiswa ini. Ketiga belas perguruan tinggi tersebut adalah IPB Bogor, UGM Yogjakarta, UPI Bandung, ITS Surabaya, dan Unair Surabaya.
Di samping itu, para santri juga bisa kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Walisongo Semarang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Khusus untuk para santri di wilayah Indonesia Timur, kini Kemenag membuka akses PBSB di UIN Sultan Alauddin Makassar serta Universitas Cendrawasih Jayapura. (Kemenag/IK-SS)


Tips Bisa Lolos Beasiswa LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah menyiapkan 5.000 beasiswa untuk putra putri Indonesia sepanjang 2017 dengan tujuan kampus di dalam dan luar negeri. Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini memiliki dana kelolaan mencapai Rp 22,5 triliun hingga 2017.
Direktur Utama LPDP, Eko Prasetyo mengungkapkan, pihaknya berencana memberangkatkan 5.000 penerima beasiswa di tahun ini. LPDP membuka proses seleksi 4 kali dalam setahun.

"Kita akan berangkatkan 5.000 penerima beasiswa yang diambil dari hasil seleksi yang akan diselenggarakan di beberapa kota. Pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya apapun alias gratis," ujar dia usai Pembukaan LPDP Edufair kepada wartawan di Gedung Dhanapala, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

beberapa tips sederhana supaya peserta bisa menembus beasiswa LPDP, antara lain:
1. Harus gigih karena mesti melalui seleksi panjang dari dari mulai seleksi administratif, substansi melalui desk evaluasi, seleksi substansi melalui paparan, dan seleksi substansi melalui visitasi
2. Jadilah diri sendiri. Jangan menggunakan jasa joki, dan lainnya
3. Kuasai bahasa Inggris karena itulah bahasa pengantar saat belajar di luar negeri
4. Mudah adaptif dengan lingkungan. Karena banyak masalah beasiswa gugur karena penerima beasiswa tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, cara belajar dan kultur yang berbeda. Jadi penting memahami kultur negara tujuan studi.
"Itu sih yang paling penting, kalau IPK bisa semua. Lebih bagus lagi punya Letter of Acceptance (LoA), akan punya posisi tawar lebih tinggi," ujar Eko.
"Tapi yang penting, lebih cepat selesai kuliah, lebih baik dan lebih cepat memberikan return bagi negara. Karena negara sudah menginvestasikan, terus orang itu berlama-lama, maka rate of return-nya seolah-olah jadi turun," tambah dia.
Selain di Jakarta, LPDP akan menggelar pameran pendidikan tinggi berikutnya di Surabaya pada 2 Februari 2017 dan Yogyakarta 4 Februari ini. Target untuk LPDP Edufair 2017 mencapai 40 ribu pengunjung. Khusus di Jakarta yang berlangsung hari ini, Edufair telah menyedot sekitar 16.500 pengunjung. 

Untuk Mengetahui Pendaftaran Beasiswa LPDP silahkan baca selengkapnya
Artikel Terkait :
Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas Tahun 2017 Daftar Disini